Contoh Al Amr, Nahi, Am, Khas, Mujmal dan Takwil
Al Amr
51. Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Q.S. Al Mu’minuun : 51)
188.
dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu
dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada
hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu
dengan (jalan berbuat) dosa, Padahal kamu mengetahui. (Q.S. Al-Baqarah : 188)
153.
Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai
penolongmu[99], Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Q.S. Al-Baqarah : 153)
[99] Ada pula yang
mengartikan: mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.
21. Hai
manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang
sebelummu, agar kamu bertakwa,
(Q.S. Al-Baqarah : 21)
Mujmal
228. wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'[142]. tidak boleh mereka Menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah. dan Para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. akan tetapi Para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya[143]. dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Al-Baqarah : 228)
[142] Quru' dapat
diartikan suci atau haidh.
[143] Hal ini
disebabkan karena suami bertanggung jawab terhadap keselamatan dan
Kesejahteraan rumah tangga (Lihat surat An Nisaa' ayat 34).
10.
bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu Sesungguhnya mereka
berjanji setia kepada Allah[1396]. tangan Allah di atas tangan mereka[1397],
Maka Barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu
akan menimpa dirinya sendiri dan Barangsiapa menepati janjinya kepada Allah
Maka Allah akan memberinya pahala yang besar.
[1397] Orang yang berjanji setia biasanya
berjabatan tangan. Caranya berjanji setia dengan Rasul ialah meletakkan tangan
Rasul di atas tangan orang yang berjanji itu. Jadi maksud tangan Allah di atas
mereka ialah untuk menyatakan bahwa berjanji dengan Rasulullah sama dengan
berjanji dengan Allah. Jadi seakan-akan Allah di atas tangan orang-orang yang
berjanji itu. hendaklah diperhatikan bahwa Allah Maha suci dari segala
sifat-sifat yang menyerupai makhluknya.






Komentar
Posting Komentar