"Tiga itu lebih dari dua, tapi satu bisa lebih dari semua"
July 30, 2016.
Masih ingat kah engkau tiga tahun lalu di hari-hari yang sama? hari yang mulai terasa berat, untukku. Semua terlihat biasa saja hingga engkau mau mengungkapkannya dengan isyarat, bukan kata. Setelah ini libur lebaran kan? semua menunggu untuk pulang, termasuk dirimu. (1 Agustus 2016) Aku ingat hari itu kau mulai menghindar, tanpa penjelasan padaku. Kau memilih untuk berangkat dengan angkutan umum saat aku menawarkan tebengan padamu, setidaknya aku pernah mencoba kan? dalam hatiku diam. Aku masih penasaran dengan apa yang kau pikirkan tentang diriku selama ini, siapa aku. tapi, aku rasa aku mulai melupakannya dengan kesibukan kuliah yang tiada henti ini.
Sedikit cerita, malam ini aku bermalam disebelah tandon air kampusku, beralaskan banner bekas suksesi himpunan lalu dengan atap tenda stand bazar. Angin malam cukup menusuk dari setiap sisi tenda ini. Aku menjadi panitia untuk acara pengenalan mahasiswa baru kampusku, perkap lebih tepatnya. tiga belas tenda ini lah yang akan menjadi basecamp ku dan teman-temanku selama hari h nanti tanggal 8 hingga 12 agustus ah pasti lebih seru kalau aku bisa bercerita langsung tentang suka duka dalam kepanitaan ini. Mulai dari simulasi yang selalu selesai minim pukul 12 malam dan rasa jenuh yang terkadang mampir mengharap piknik ke suatu tempat, dengan orang orang tertentu pastinya.
Dari salah satu postmu di IG, aku rasa kau cukup bahagia dengan orang-orang disekitarmu, setidaknya ku harap begitu. aku berharap bisa disana juga tiada yang salah dari berharap kan? tergantung dimana kau letakkan harapanmu.
19 Agustus 2016
Hai, apa kabar? Ingat hari ini? setidaknya 3 tahun lalu. Sehat kah? bagaimana kuliahmu? menyenangkan kah? ada banyak hal yang ingin ku ceritakan tapi ada lebih banyak pertimbangan yang membuatku tetap diam. Beberapa orang benar benar menghiburku hari ini, tapi tetap terasa beda. Aku hanya ingin bilang, coba pikirkan lagi.
Aku ingat setahun lalu, saat kau masih denganku
Kita bercanda, kita tertawa di tempat yang sama
Masih ingat kah engkau tiga tahun lalu di hari-hari yang sama? hari yang mulai terasa berat, untukku. Semua terlihat biasa saja hingga engkau mau mengungkapkannya dengan isyarat, bukan kata. Setelah ini libur lebaran kan? semua menunggu untuk pulang, termasuk dirimu. (1 Agustus 2016) Aku ingat hari itu kau mulai menghindar, tanpa penjelasan padaku. Kau memilih untuk berangkat dengan angkutan umum saat aku menawarkan tebengan padamu, setidaknya aku pernah mencoba kan? dalam hatiku diam. Aku masih penasaran dengan apa yang kau pikirkan tentang diriku selama ini, siapa aku. tapi, aku rasa aku mulai melupakannya dengan kesibukan kuliah yang tiada henti ini.
Sedikit cerita, malam ini aku bermalam disebelah tandon air kampusku, beralaskan banner bekas suksesi himpunan lalu dengan atap tenda stand bazar. Angin malam cukup menusuk dari setiap sisi tenda ini. Aku menjadi panitia untuk acara pengenalan mahasiswa baru kampusku, perkap lebih tepatnya. tiga belas tenda ini lah yang akan menjadi basecamp ku dan teman-temanku selama hari h nanti tanggal 8 hingga 12 agustus ah pasti lebih seru kalau aku bisa bercerita langsung tentang suka duka dalam kepanitaan ini. Mulai dari simulasi yang selalu selesai minim pukul 12 malam dan rasa jenuh yang terkadang mampir mengharap piknik ke suatu tempat, dengan orang orang tertentu pastinya.
"Bukan tentang tempatnya, tapi orangnya"
Dari salah satu postmu di IG, aku rasa kau cukup bahagia dengan orang-orang disekitarmu, setidaknya ku harap begitu. aku berharap bisa disana juga tiada yang salah dari berharap kan? tergantung dimana kau letakkan harapanmu.
19 Agustus 2016
Hai, apa kabar? Ingat hari ini? setidaknya 3 tahun lalu. Sehat kah? bagaimana kuliahmu? menyenangkan kah? ada banyak hal yang ingin ku ceritakan tapi ada lebih banyak pertimbangan yang membuatku tetap diam. Beberapa orang benar benar menghiburku hari ini, tapi tetap terasa beda. Aku hanya ingin bilang, coba pikirkan lagi.
Komentar
Posting Komentar